Selamat Datang

Selamat Datang di Situs Layanan Informasi Penyuluhan Perikanan

Sabtu, 24 Maret 2018

PENANGANAN HAMA DAN PENYAKIT PADA IKAN BETUTU




I.  PENDAHULUAN

Ikan betutu diduga ikan asli indonesia yang berasal dari pulau Kalimantan.  Namun sementara orang ada yang berpendapat bahwa ikan betutu berasal dari Sumatra karena sejak dahulu sudah ada disana, bahkan menjadi maskot Kabupaten Talang Betutu.  Mengigat nama betutu menjadi nama tunggal di kabupaten tersebut, maka ikan betutu diduga berasal dari Sumatera . 
Ikan betutu mempunyai kemiripan dengan ikan gabus karena sepintas memang ada keserupaan, baik bentuk maupun sifatnya.  Bila diamati, antara keduanya mempunyai perbedaan yang cukup mencolok yaitu ikan betutu dapat bertahan bejam-jam tanpa bergeser dari tempatnya dan sering disebut dengan ikan malas.  Oleh karena itu,  sementara para ahli menduga bahwa ika betutu masuk dalan keluarga besar Eleotridae yang memiliki kekerabatan dengan kelurga Gobioidea (satu famili dengan ikan gabus). Jika dilihat sepintas, tampang betutu cukup menyeramkan, bentuk mukanya cekung dengan ujung kepala picak (gepeng), matanya yang besar menonjol keluar dan dapat digerak-gerakkan dan mata lebar, tebal dengan gigi kecil tajam. Cukuplah beralasan orang menyebutnya sebagai ikan hantu.

Selasa, 13 Maret 2018

PENANGANAN HAMA DAN PENYAKIT PADA IKAN BLACK MOLLY




I. PENDAHULUAN

          Mungkin banyak yang tidak menyangka, sekalipun kecil dan seolah tidak berdaya, sesungguhnya Black Molly (Poecilia sphenops) keluarga pocilidae merupakan ikan hias yang cukup menarik. Dengan warna hitamnya yang mengkilap dan bentuk tubuh yang mungil yang memancarkan daya tarik tersendiri yang menjadikan ikan ini sangat cocok untuk sebuah hobi memelihara ikan di akuarium. Bahkan sudah banyak orang yang membudidayakan ikan black molly baik itu karena faktor hobi maupun ekonomi.
Pemeliharannya di akuarium memang tidak terlalu menyulitkan, akan tetapi sering kali para pecinta Black Molly sering kali merasa kesulitan dalam hal penyerangan penyakit terhadap Black Molly. Sehingga baik dalam pemeliharaan maupun pembenihan ikan ini selalu dihadapkan pada kematian.

Sabtu, 03 Maret 2018

PENANGANAN HAMA DAN PENYAKIT PADA IKAN CUPANG


 I.  PENDAHULUAN
 Ikan cupang (Betta splendens) bukanlan ikan asli Indonesia, meskipun Indonesia mempunyai ikan yang masih semarga dengan ikan ini yakni Betta fasciatus, alias Stiped fightingfish, yang lebih dikenal dengan nama Tempalo.
Ikan ini  pertama kali ditemukan di perairan Thailand, Malaysia. Sekalipun  dahulu belum mengetahui kehebatanya bertarung, namun salah satu yang sering mendapatkan perhatian adalah sijantan mempunyai warna yang menarik, selain itu juga muda diurus, karena tahan ditempatkan dalam wada yang berukuran kecil serta muda beradaptasi.
Keunggulan cupang untuk bertahan hidup (dan bukan berkembang biak) di tempat sempit tidak bias tidak karena cupang mempunyai lebirinth, yaitu perangkat pernapasan tambahan yang terletak pada sebelah rongga insangnya. Dengan alat canggih nyang konstruktif ini cupang mampu mengkonsumsi osigen langsung dari udara bebas, yang jarang bias dilakukan oleh ikan lain. Kenyataan ini gampang dideteksi apabila kita perhatikan bahwa setiap beberapa menit cupang menyembulkan moncongnya ke permukaan air.

Sabtu, 17 Februari 2018

BUDIDAYA IKAN SEPAT MUTIARA


I.  PENDAHULUAN
            Sepat mutiara adalah salah satu ikan hias air tawar yang dapat dipijahkan di dalam aquarium.  Ikan ini tergolong ikan yang memijah pada sarang busa yang dibangun oleh induk jantan.
            Sama halnya dengan ikan air tawar yang lain, dalam budidaya sepat mutiara selalu ada hambatan-hambatan yang tidak diduga-duga kedatangannya.  Hambatan yang dapat menyebabkan kerugian dalam usaha budidaya ikan ini, terjadinya infeksi penyakit pada ikan peliharaan.
            Untuk mengantisipasi terjadinya serangan penyakit pada sepat mutiara,  tulisan ini akan membahas secara sederhana tentang langkah-langkah pencegahan dan pengobatan penyakit pada sepat mutiara, dan juga cara pemijahannya.
            Dengan dilakukannya pencegahan dan pengobatan penyakit ini, diharapkan produksi ikan Sepat mutiara dapat ditingkatkan yang pada akhirnya pendapatan petani pembudidaya sepat mutiara dapat meningkat pula. 

Minggu, 11 Februari 2018

PENANGANAN HAMA DAN PENYAKIT PADA IKAN CORYDORAS


I. PENDAHULUAN
Usaha budidaya ikan hias ada banyak jenis ikan yang dapat di usahakan, dari yang berharga murah sampai mahal dan bernilai ekomomis tinggi. Salah satu jenis ikan hias air tawar yang berprospek adalah corydoras.
Corydoras termasuk cat fish. Asalnya dari Amerika Selatan yang kemudian menyebar kedaerah lain secara alami maupun karena campur tangan manusia melalui transportasi. Penyebarannya mulai dari Brasil, Uruguay, Argentina, Venezuela, Kolombia, dan Trinidad. Hingga saat ini banyak dibudidayakan di dunia, termasuk Indonesia.

Minggu, 04 Februari 2018

KOLAM TERPAL ALTERNATIF PEMELIHARAAN IKAN



Sistem budidaya ikan di kolam terpal merupakan salah satu inovasi dalam pengembangan budidaya ikan. Saat ini kolam terpal telah digunakan untuk budidaya berbagai jenis ikan seperti lele, gurami, nila, patin, bawal, dsb.

A. KEUNGGULAN KOLAM TERPAL
Budidaya ikan di kolam terpal memiliki beberapa keunggulan, diantaranya:
1. Dapat diterapkan di lahan terbatas
2. Dapat diterapkan di lahan atau tanah porous
3. Dapat diterapkan di daerah sulit air
4. Pembuatannya praktis
5. Waktu produksi lebih singkat
6. Ikan-ikan yang dibudidayakan tidak berbau lumpur
7. Sintasan atau kelangsungan hidup ikan lebih tinggi
8. Padat penebaran lebih tinggi
9. Pertumbuhan ikan lebih cepat
10. Biaya pembutannya lebih murah

Sabtu, 27 Januari 2018

BUDIDAYA LELE SANGKURIANG (Clarias sp)



I. PENDAHULUAN
Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air Tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa.Budidaya lele berkembang pesat dikarenakan :
1. Dapat dibudidayakan di lahan dan sumber air yang terbatas dengan padat tebar tinggi
2. Teknologi budidaya relatif mudah dikuasai oleh masyarakat
3. Pemasarannya relatif mudah
4. Modal usaha yang dibutuhkan relatif rendah.