Selamat Datang

Selamat Datang di Situs Layanan Informasi Penyuluhan Perikanan

Senin, 04 Juni 2018

ANEKA OLAHAN BERBAHAN BAKU IKAN

RAMBUTAN IKAN
A.   Bahan – bahan yang digunakan :
  • 400 gr ketela rambat direbus
  • 200 gr ikan kakap (dibuat abon)
  • 100 gr mie hun/ bihun
  • 100 gr tepung terigu
  • 2 butir telor
B.   Bumbu-bumbu yang digunakan :
  • 3 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • ¼ sdt ketumbar
  • 200 cc minyak goring
  •  ½ sdt garam
C.   Cara membuat abon
  • Cuci ikan sampai bersih lalu direbus hingga matang
  • Semua bumbu dihaluskan kemudian dicampur bersama ikan yang sudah direbus
  • Goreng sampai kering sehingga menjadi abon, tambahkan bawang goreng

Kamis, 31 Mei 2018

BUDIDAYA IKAN ARWANA


I.    PENDAHULUAN

Sepanjang waktu kepopuleran arwana di luar negeri dan dalam negeri memang cukup lama. Begitu trend memelihara arwana di dalam negeri meningkat ,bersamaan keluarnya peraturan tentang ikan cantik yang perlu di lindungi itu,sejarah kehidupan arwana pun menjadi berubah.
Arwana (Scleropages sp.) sebenarnya termasuk jenis ikan purba yang hingga kini belum punah. Banyak nama yang melekat padanya,diantara ikan siluk,ikan kayangan,ikan kalikasi,dan ikan kelasa.Bentuk badannya gepeng dan bersisik besar meliuk-liuk indah saat berenang di akuarium.Ditambah tumbuhnya dua sungut di ujung bibir bawah membuat ikan ini mirip liong atau naga. Karena itu, tidak mengherankan jika sebagian masyarakat menyabutnya dengan kimliong atau ikan naga emas. Layaknya naga,arwanajuga dianggap sebagai symbol keberhasilan, keperkasaan, dan kejayaan.
Permintaan arwana setiap tahun meningkat, tetapi tidak terpenuhi.Pasar ekspor terbentang luas.Mengandalkan tangkapan alam jelas tak mungkin.Soalnya, memperdagangkan arwana tangkapan alam dilarang.Menangkarkan jalan keluar yang tak dapat ditawar-tawar lagi.Namun,tak mudah menghasilkan arwana kualitas ekspor.induk,pakan, dan kunci keberhasilan penangkaran.


II.   KLASIFIKASI DAN TOKSONOMI IKAN ARWANA

Menurut sistematika ilmu taksonomi (identifikasi organism berdasarkan kelasnya) ternyata arwana tidak hanya digolongkan dalam satu genus. Ada empat genus yang dikenal tetapi yang lazim dan banyak diperdagangkan hanya dua genus yaitu Scleropages dan Osteoglossum. Sementara itu arwana asia sering disebut ikan naga, ikan kayangan atau ikan siluk karena berasal dari genus Scleopages. Berikut adalah klasifikasi ikan arwana:
Filum               : Chordata
Subfilum          : Vertebrata
Kelas               : Pisces
Sub Kelas        : Teleostei
Ordo                : Malacopterygii
Famili              : Osteoglossidae (Bonytongues)
Genus              :   
  1. Arapaima Spesies : Arapaima gigas (giant arwana)
  2. Osteoglossum Spesies : Osteoglossum bicirrbosum; Spesies : Osteoglossum ferreirai
  3. Scleropages Spesies : Scleropages formosus; Spesies : Scleropages guntberi; Spesies : Scleropages Leicbardti; Spesies : Scleropages Jardini
  4. Clupisudis Spesies : Clupisudis nilot/Heterotis Nilotic (nile arowana)

Minggu, 13 Mei 2018

SAPTA USAHA BUDIDAYA PERIKANAN


Kegiatan perikanan meliputi semua kegiatan pada perikanan tangkap dan perikanan budidaya, akan tetapi perikanan tangkap pada saat ini sudah mengalami titik jenuh sehingga hasilnyapun akan semakin menurun dan dikhawatirkan tidak bisa memenuhi kebutuhan akan protein hewani di masa mendatang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perikanan budidaya memiliki peranan yang sangat besar.
Budidaya ikan merupakan usaha manusia dengan segala tenaga dan kemampuannya untuk memelihara ikan ikan dengan cara memasukan ikan tersebut dalam tempat dengan kondisi tertentu atau dengan cara menciptakan kondisi lingkungan alam yang cocok bagi ikan. Sistem budidaya pada awalnya merupakan usaha pemeliharaan ikan di kolam yang melibatkan sedikit aktivitas manusia dan mengandalkan energi hanya dari makanan alamiah yang tersedia di perairan tersebut. Berdasarkan pengalaman, pada kolam yang subur dapat dipelihara ikan dengan tingkat kepadatan yang lebih tinggi daripada kolam yang kurang subur karena di dalamnya tersedia jumlah makanan alami yang lebih banyak.

Sabtu, 05 Mei 2018

PENYAKIT IKAN, PENCEGAHAN DAN PENGOBATANNYA

 I. PENYAKIT IKAN .
           Berdasarkan sifatnya, penyakit ikan digolongkan menjadi dua yaitu : Penyakit infektif dan penyakit non infektif.  Penyakit infektif adalah penyakit yang disebabkan terinfeksinya ikan oleh orgamisme pathogen, seperti virus, bakteri, jamur ataupun parasit.  Sedangkan penyakit non infektif adalah penyakit yang terjadi  karena gangguan non pathogen seperti nutrisi, kualitas air, bahan toxic, dan genetic.
          Khusus untuk ikan ., penyakit juga dapat terjadi pada benih, ikan konsumsi maupun induk.  Pada benih, yang sering terjadi adalah penyakit karena infeksi parasit.  Sedangkan ikan . yang berukuran besar, jamur, luka borok, maupun benjolan pada mata paling sering ditemui.  Berikut ini diuraikan beberapa jenis penyakit yang sering menginfeksi ikan .

Minggu, 29 April 2018

PENANGANAN HAMA DAN PENYAKIT PADA IKAN BAWAL




I. PENDAHULUHAN

Ikan bawal berasal dari Amerika Selatan. Ikan bawal merupakan salah satu jenis ikan air tawar tersebar dari golongan ikan neotropik.  Pertumbuhan ikan bawal relatif lebih cepat dibandingkan dengan beberapa jenis ikan air tawar lain. 
         Budidaya ikan bawal tidak sulit.  Ikan ini dapat dibudidayakan di kolam tertutup atau tergenang dan kolam air deras dan dipelihara dalam jala (jaring) apung yang dibangun di pinggir waduk atau danau dan perairan umum. 

Kamis, 19 April 2018

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT PADA IKAN JELAWAT





I. PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang
Sekarang ini di Indonesia, budidaya ikan air tawar memegang peranan penting sebagai salah satu sumber protein bagi masyarakat.  Sementara budidaya laut merupakan salah satu usaha yang penting untuk pendapatan luar negri.  
          Budidaya ikan air tawar terutama ikan Jelawat mengalami peningkatan produksi disemua negara karena ikan – ikan ini memiliki nilai jual bagi petani untuk mendapatkan uang dengan teknik sederhana dan investasi kecil.
            Namun ada beberapa kasus kematian pada tiap spesies yang berupa infeksi yang menjadi kendala dalam budidaya.  Pengendalian penyakit ikan akan semakin penting dibandingkan sebelumnya karena usaha budidaya akan menguntungkan bila penyakit ikan dikendalikan
          Panduan ini disusun agar pembaca dapat mengetahui gambaran umum penyakit ikan budidaya ikan air tawar khususnya ikan Jelawat.  Harapan kami, panduan ini dapat menjadi petunjuk yang bermanfaat bagi siapa yang melakukan budidaya dan pengendalian penyakit pada budidaya ikan air tawar.

Minggu, 08 April 2018

PENANGANAN HAMA DAN PENYAKIT PADA IKAN BAUNG



I. PENDAHULUAN

 Kegiatan budidaya ikan merupaka alternatif  yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat petani nelayan. Salah satu jenis ikan yang sangat potensial untuk dibudadayakan adalah ikan baung. Ikan baung adalah sejenis lele yang hidup di perairan umum, seperti sungai dan danau. Di Indonesia, ikan baung cukup populer dan amat digemari oleh konsumen, khususnya di Sumatera dan Kalimantan karena  dagingnya tebal dan memiliki rasa yang khas.
Karena nilai ekonomisnya yang tinggi, ikan baung senantiasa diburu dan ditangkap. Sampai saat ini kebutuhan ikan baung untuk konsumsi masih diperoleh dari penagkapan di alam. Penangkapan tanpa memperhatikan  kelestarian tentunya akan dapat menurunkan populasi ikan baung,bahkan dapat mengakibatkan kepunahan. Gejala kepunahan ini sudah dirasakan oleh masyarakat Sumatra Tengah (Jambi, Riau, Bengkulu), Sumatera Selatan, dan Kalimantan.